Kamis, 24 Januari 2008

Geliat masyarakat kecil

Di Jakarta banyak sekali jenis tranportasi umum dari taksi merek Mercy sampai proton saga, Hyundai, tarip lama sampai tarip terbaru. Angkutan lain Bus Reguler ,Bus AC ,mitromini,kopaja,mikrolet . Dari yang berpolusi tinggi sampai bebas polusi tersedia di Jakarta. Setiap hari kecuali hari sabtu dan minggu pergi ke tempat kerja kalau privasi kita tidak terganggu dapat mengunakan taksi.
Banyak pilihan untuk menuju tempat kerja ingin sejuk tidak kepanasan bisa pilih patas AC atau karena ingin berhemat sedikit dengan Bus reguler ongkos tarip Rp. 2000 untuk masalah keamanan dan keselamatan menjadi nomor ke sekian. Salah satu tranportasi anti macet dapat kita pilih ojek di Jakarta hampir di Pojok jalan tersedia. Mereka mau di carter dekat atau jauh lebih sedang lebih baik naik ojek kita pakai jaket dan helm. Saran kalau sudah samapai tujuan cuci tangan pakai sabun , basuh muka kenapa begitu maklum Jakarta tingkat polusinya tinggi kalau kita bau muka kita seperti bau partikel-partikel besi.
Di Jakarta sekarang ada tranportasi Bajaj baru yang mengunakan bahan bakar BBG sehingga bebas polusi ,namun jumlahnya masih terbatas. Keseharian pengalaman naik Bajaj baru sambil gobrol menuju rumah memang sampai saat ini baru ada 2 stasiun pengisian BBG. Bajaj baru memiliki keungulan bisa mengunakan bensin atau gas, kalau ingin hemat pakai bahan bakar BBG, bensin digunakan cadangan kalau gas habis. Kelemahan bajaj baru kalau hujan dan udara menjadi dingin aliran gas tidak lancar , sifat gas mudah terpengaruh perubahan suhu, kalau tidak diganti bensin Bajaj mogok. Dari segi kenyaman saat berjalan suara lebih halus, tidak loncat-concat seperti bajaj lama. Informasi dari para sopir bajaj harga baru 35 juta dengan sistem kredit, tetapi tidak semua orang bisa ambil kredit. Untuk sopir yang menarik bajaj dari Bosnya ongkos sewa 24 jam kerja ada 80 ribu, 82 ribu. Dari pengakuan sopir Bajaj pendapatan bersih yang dapat dibawa pulang setelah dikurang ongkos makan dan bersin rata-rata Rp. 50.000. Ada juga 2 ship pagi dan siang sehingga ongkos setoran dibagi 2 yaitu Rp. 40 ribu.
Pengalaman naik bajaj baru memang ada yang cerita milik sendiri atau hanya jadi buruh. Keduanya tidak ada bedanya tujuan adalah mencari sesuap nasi untuk menghidupi keluarga kata mereka yang penting halal tidak membuat orang lain susah. Terpenting masyarakat kecil turut andil membantu menciptalan udara bersih ( langit hijau ) karena mengunakan BBG. next time lanjut lagi.

Minggu, 20 Januari 2008

Keuletan dan kreatifitas pedagang kecil

ada tanggal 11 Desember 2008 , saya bersama teman-teman pergi ke Bandung dalam rangka acara lepas sambut pejabat baru. Berangkat dari Jakarta jam 7.30 dengan bis jumlah peserta 42 tol Cikampek, tetapi sesampai di Tol tepatnya di Cikarang terjadi kemacetan. Perjalanan yang direncanakan mampir ditempat wisata Ciweday tidak sesuai dengan jadwal. Perjalanan baru sampai Kabupaten Bandung selatan jam 11.20 karena hari jumat, sehingga Bapak-bapaknya mampir di masjid untuk melaksanakan sholat jumat. Saat mendengarkan khotbah jumat ada informasi yang menarik dari uraian Ustad tentang pemanfaat waktu dalam 1 tahun diurai menjadi 1 detik. Kegiatan manusia akan berpinjak dari awal detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dst. Esensi waktu adalah kalau hilang tidak dapat diganti, mestinya kita dapat menfaatkan secara baik. Banyak kejadian orang kehilangan uang,mobil nangis tetapi kehilngan waktu malah ketawa-tawa contohnya saat merayakan ultah. Pada saat keluar dari masjid saya melihat pengobatan tradisional saat zaman nabi dengan menenpelkan tanduk kerbau di punggung pasien. Proses pengobatan berlangsung cepat bagian ujung tanduk dasar diolesi minyak sebelum ditempelkan dipunggung, saya tanya khasiatnya untuk apa berbagai penyakit seperti masuk angin, pegal-pegal dll. Perjalan berlanjut sampai tempat makan jam 13.oo,dilanjutkan ke perkebunan Strawberry sepanjang perjalan kiri-kanan jalan penduduk menaman strawberry para pengunjung bisa wisata agro bisa langsung petik sendiri. Salah satu tempat yang teman-teman kunjungi tempatnya luas harga petik sendiri 1 kg adalah Rp. 35.000,-. Ada hal yang menarik perhatian saya adalah penjual asong strawbwrry bapak-bapak kreatif dengan tempat dan isi strawberry besarnya sama. Hanya dalam waktu 5 menit 4 bungkus strawbeery dengan harga 12.500 semua laku terjual apa rahasia bapak penjual itu ?. Pertayaan saya apa karena pembelinya iba, karena tampilan jualan menarik, atau ada rahasia lain. Pembeli sudah memetik sendiri dari kebon tapi kenapa tetap tertarik dengan strawberry punya pak asong?

Senin, 31 Desember 2007

Impian Masyarakat Kecil

Ayahku seorang PNS yang memiliki pendapatan pas-pasan sedangkan ibuku hanyalah seorang ibu rumah tangga saja. Kami berempat bersaudara. Ketika kami masih kecil ayahku mengajarkan pada kami bahwa dalam hidup di dunia ini yang terpenting pertama adalah agama , kedua adalah pendidikan . Untuk yang kedua ini orangtua kami menginginkan anaknya menjadi orang yang sukses minimal menjadi seorang sarjana. Sehingga ayahku dalam mencari nafkah dan kebutuhan pendidikan kami, rela untuk gali lubang tutup lubang yang tentunya dengan cara halal. Begitu juga dengan ibu kami yang hanya ibu rumah tangga saja mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi anak yang memiliki disiplin tinggi baik disiplin dalam beribadah maupun dalam bertingkah laku. Sekarang kami sudah dewasa dan telah menjadi apa yang diinginkan oleh kedua orangtua kami . Yang pertama seorang sarjana hukum ke-2 master gizi ke-3 sarjana pendidikan dan yang terakhir sarjana administrasi perkantoran. Tapi kedua orangtua kami tidak akan pernah menikmati kesuksesan kami, karena telah berpulang ke Rahmattullah, semoga amal ibadah orangtua kami diterima olehNya dan segala dosa-dosa diampuniNya Amin. Kami bersyukur hanya dengan restuNya lah dan lewat tangan orangtua, kami akhirnya dapat menjadi orang yang sukses dan tidak hidup terlantar.

Komitmen masyarakat kecil

Sewaktu saya masih duduk di SMP pada hari minggu saya biasa menjemput ibu membawa barang dari pasar. Kegiatan membantu ibu tidak hanya dilakukan pada saat libur, tetapi kalau persediaan minyak tanah habis, saya pergi membeli. Jarak tempat penjual minyak tanah dengan rumah kurang lebih 2 km, saya tempuh dengan sepeda, jerigen isi 22 liter diikat dibelakang. Dalam 1 minggu biasanya sudah habis terjual untuk tetangga, biasanya dibayar cash atau ada bayar kemudian. Kegiatan menjemput ibu dari pasar dan membeli minyak tanah saya lakukan sampai saya lulus SMA. Toko tempat penjual minyak tanah dari dulu sampai sekarang masih ada, usahanya sekarang malah lebih maju. Kelihatanya sekarang tidak menjual minyak lagi,tetapi lebih dikembangkan usaha utamanya yaitu batik. Pada awal dulu lebih terfokus proses pembuatan dari membatik sampai menjadi bahan batik siap pakai seperti kain jarit. Setelah 20 tahun usahanya lebih disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan menjadi sentral industri sekarang sering masuk berita koran dan televisi. Dari kegiatan yang dilakukan dengan kerja keras sekarang sudah memiliki cabang butiknya khusus batik di Bali. Dari cerita-cerita orang terdekat semua putra-putrinya berhasil semua, mengikuti jejak kedua orangtuanya mereka menjadi pengusaha sukses di kotanya.